Kopdar SUMU Sidoarjo Big Deal Big Opportunity untuk dorong UMKM naik kelas lewat digital marketing, SEO, dan ekspor

SUMU Sidoarjo Dorong UMKM Naik Kelas lewat Kopdar Big Deal, Big Opportunity

Semangat Baru SUMU Sidoarjo: Membangun Ekosistem Bisnis yang Saling Menguatkan

Sabtu (1/8/2026), Serikat Usaha Muhammadiyah (SUMU) Sidoarjo kembali menggelar Kopi Darat (Kopdar) bertajuk “Big Deal, Big Opportunity” di Sidoarjo. Acara yang berlangsung dari pukul 11.00 hingga 16.00 WIB ini di ikuti para pelaku usaha, UMKM, dan komunitas bisnis dari berbagai sektor.

Kopdar ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Lewat tajuk yang di angkat, SUMU Sidoarjo ingin menghadirkan kesempatan nyata bagi pelaku usaha untuk naik kelas dan bersaing di pasar nasional hingga internasional. Di tengah derasnya arus digitalisasi dan terbukanya peluang pasar ekspor, kegiatan semacam ini menjadi sangat relevan bagi para pelaku usaha yang ingin bertumbuh.

UMKM tidak lagi cukup mengandalkan cara lama. Mereka butuh strategi, jejaring, dan wawasan agar mampu bersaing. Kopdar “Big Deal, Big Opportunity” menjawab kebutuhan itu dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, mulai dari digital marketing, SEO, hingga peluang pasar Jepang.

Penyelenggara: Bapak Samsul Sudhibiyo, Founder Yasma Natura

Kegiatan ini di selenggarakan di bawah koordinasi Ketua Koordinator Daerah (Korda) SUMU Sidoarjo, Samsul Sudhibiyo — yang juga merupakan Founder Yasma Natura Internasional, perusahaan maklon minuman serbuk kesehatan dan kecantikan.

Sebagai pelaku usaha yang sudah malang melintang di dunia industri, Bapak Samsul memahami betul tantangan yang dihadapi UMKM. Karena itu, ia tidak hanya membangun bisnisnya sendiri, tetapi juga aktif mendorong para pelaku usaha lain untuk tumbuh bersama melalui wadah SUMU. Komitmen ini sejalan dengan nilai-nilai gotong royong dan kemandirian ekonomi yang di usung Muhammadiyah.

Dalam sambutannya, Bapak Samsul menegaskan bahwa Kopdar SUMU tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah membangun ekosistem bisnis yang nyata dan saling menguatkan.

“Kopdar SUMU Sidoarjo saat ini dan seterusnya mengusung semangat yang berbeda. Tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sarana membangun ekosistem bisnis yang konkret dan saling terhubung serta menyatukan puzzle agar terbentuk menjadi puzzle yang sempurna, sehingga setiap anggota memiliki kesempatan untuk bertumbuh bersama dan sukses bersama,” tuturnya.

Pembukaan kegiatan di pimpin oleh Imam Sugiri, Ketua LP UMKM Sidoarjo, yang juga fasilitator Kopdar SUMU Sidoarjo. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan penuh PDM Sidoarjo dan LP UMKM terhadap pengembangan UMKM di lingkungan Muhammadiyah.

Materi yang Membekali Peserta

Peserta Kopdar di bekali tiga materi utama yang saling melengkapi: transformasi digital, peluang pasar Jepang, dan strategi ekspor. Ketiganya di rancang untuk memberi pandangan menyeluruh — dari membangun pondasi digital hingga menembus pasar internasional.

1. Digital Marketing dan SEO oleh Uky Yanuhandoko

Sesi pertama diisi Uky Yanuhandoko, founder StudioSoft, praktisi website korporasi dan SEO. Ia menjelaskan pentingnya transformasi digital — mulai dari pemanfaatan website perusahaan sebagai identitas bisnis, penerapan strategi Search Engine Optimization (SEO), hingga teknik meningkatkan visibilitas usaha lewat pemasaran digital.

Menurut Uky, website korporasi adalah aset jangka panjang yang sering diabaikan UMKM. Padahal, dengan website yang profesional dan dioptimasi SEO, produk UMKM bisa di temukan calon pembeli tanpa harus membayar iklan terus-menerus. Materi ini di harapkan membantu UMKM memperluas jangkauan pasar sekaligus meningkatkan daya saing di era digital.

Strategi SEO yang di ajarkan pun bersifat praktis dan bisa langsung diterapkan, mulai dari riset kata kunci, optimasi struktur situs, hingga pengelolaan konten yang ramah mesin pencari.

2. Peluang Pasar Jepang oleh Ahmad

Sesi berikutnya menghadirkan Ahmad, praktisi sekaligus buyer pasar Jepang. Ia berbagi pengalaman tentang karakteristik pasar Jepang — mulai dari standar kualitas produk, pentingnya konsistensi produksi, hingga menjaga kepercayaan sebagai fondasi hubungan bisnis jangka panjang.

Pasar Jepang dikenal sangat menuntut kualitas dan ketepatan. Namun, justru di situlah peluang besar bagi UMKM Indonesia yang mampu menjaga standar. Konsistensi, bukan hanya rasa, menjadi kunci yang ditekankan dalam sesi ini. Peserta juga mendapat gambaran nyata mengenai peluang produk UMKM Indonesia untuk memasuki pasar ekspor, khususnya ke Jepang.

3. Strategi Ekspor oleh Amin, Founder Ekspor.id

Materi penutup di sampaikan Amin, Founder Ekspor.id. Ia memaparkan strategi membuka peluang ekspor bagi UMKM Indonesia — dari persiapan legalitas usaha, penguatan daya saing produk, hingga langkah memasuki pasar internasional secara berkelanjutan.

Banyak UMKM yang sebenarnya punya produk berkualitas, tetapi terhambat oleh legalitas dan kurangnya pengetahuan prosedur ekspor. Materi ini langsung menjawab persoalan tersebut dengan langkah-langkah praktis yang bisa di tindaklanjuti para peserta.

Diskusi Interaktif dan Peluang Kolaborasi

Diskusi yang berlangsung interaktif melahirkan berbagai gagasan kolaborasi antarpelaku usaha. Sejumlah peserta menyatakan minat untuk menjalin kerja sama bisnis, memperluas jaringan pemasaran, serta mengikuti program pendampingan ekspor dan digitalisasi usaha.

Fasilitator aktif memandu sesi tanya jawab sehingga peserta tidak hanya mendengarkan, tetapi juga ikut memecahkan masalah nyata yang mereka hadapi sehari-hari. Suasana yang hangat membuat setiap peserta merasa di dengar dan mendapat arahan konkret untuk pengembangan usahanya.

Mengapa UMKM Perlu Naik Kelas?

UMKM berkontribusi besar terhadap perekonomian Indonesia, baik dari sisi penyerapan tenaga kerja maupun kontribusi terhadap produk domestik bruto. Namun, sebagian besar UMKM masih kesulitan menembus pasar yang lebih luas karena keterbatasan modal, teknologi, dan jejaring.

  • Meningkatkan kapasitas produksi agar mampu memenuhi permintaan yang lebih besar.
  • Memperbaiki kualitas produk dan kemasan agar bersaing di pasar modern.
  • Mengadopsi digitalisasi untuk memperluas jangkauan pemasaran.
  • Membuka akses pasar ekspor untuk meningkatkan nilai jual.

Naik kelas berarti UMKM mampu bertransformasi menjadi lebih profesional dan kompetitif — dan salah satu pintu masuknya adalah lewat digitalisasi serta ekspor, dua hal yang menjadi fokus Kopdar kali ini.

Komitmen SUMU untuk UMKM Berkelanjutan

Melalui kegiatan ini, SUMU Sidoarjo berharap terus menjadi komunitas yang mampu menciptakan peluang bisnis baru, meningkatkan daya saing UMKM, sekaligus memperkuat semangat kolaborasi antaranggota.

Ke depan, SUMU Sidoarjo berkomitmen menyelenggarakan program edukatif secara berkelanjutan — menghadirkan narasumber kompeten dan membuka akses jejaring lebih luas bagi seluruh anggota agar mampu berkembang di pasar nasional maupun internasional.

FAQ Seputar Kopdar SUMU Sidoarjo

Apa itu SUMU Sidoarjo?

SUMU (Serikat Usaha Muhammadiyah) Sidoarjo adalah komunitas pelaku usaha Muhammadiyah yang fokus pada penguatan jaringan bisnis, peningkatan kapasitas anggota, dan mendorong kolaborasi produktif melalui kegiatan edukasi, networking, dan pengembangan usaha.

Siapa penyelenggara Kopdar Big Deal, Big Opportunity?

Kopdar di selenggarakan oleh SUMU Sidoarjo di bawah koordinasi Bapak Samsul Sudhibiyo, yang juga merupakan Founder Yasma Natura Internasional.

Apa saja materi yang di bahas dalam Kopdar?

Peserta di bekali strategi digital marketing dan SEO oleh Uky Yanuhandoko, peluang pasar Jepang oleh Ahmad, serta strategi ekspor oleh Amin dari Ekspor.id.

Bagaimana cara mengikuti kegiatan SUMU berikutnya?

Pantau informasi terbaru melalui jaringan komunitas SUMU Sidoarjo di lingkungan Muhammadiyah setempat, atau konsultasikan langsung peluang kerja sama dan pengembangan usaha.

Kesimpulan

Dengan tema Big Deal, Big Opportunity, Kopdar SUMU Sidoarjo menjadi bukti nyata bahwa komunitas dapat menjadi penggerak kemandirian ekonomi. Di balik penyelenggaraannya ada Bapak Samsul, Founder Yasma Natura Internasional, yang konsisten mendorong UMKM naik kelas melalui edukasi, networking, dan kolaborasi produktif.

Bagi para pelaku UMKM, momen seperti ini adalah peluang emas untuk belajar dan membangun jejaring. Kolaborasi antarpelaku usaha, dukungan digitalisasi, serta wawasan pasar global menjadi bekal berharga untuk bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Mari bersama-sama membangun ekosistem bisnis yang kuat dan saling menguatkan.

Berkolaborasi untuk tumbuh bersama. Jika Anda mencari mitra produksi minuman serbuk yang berpengalaman, Yasma Natura Internasional siap mendampingi — dari formula, kemasan, hingga produk jadi. Konsultasikan kebutuhan Anda sekarang.